Makna merdeka Bagi Guru - "pahlawan tanpa tanda jasa" itulah penghargaan tertinggi bagi guru. mereka mendidik muridnya dengan penuh rasa ikhlas dan kasih sayang tanpa ragu membagikan ilmunya untuk kemajuan bangsa dan negara. pergi pagi pulang sore mereka tak hiraukan rasa lelah dalam dirinya hanya untuk mencerdaskan anak bangsa. kesabaran mereka menghadapi berbagai macam karakter murid tak dapat dilukiskan maupun dituliskan. jam demi jam, kelas demi kelas mereka telusuri dengan penuh semangat walaupun lelah yang dirasanya.

Pengabdian yang tak ada batasnya, kemuliaan yang terhingga ada pada dirinya. Materi pun tak sanggup membayarnya sehingga tak ada nominal yang pantas untuk dirinya. sungguh tak ada kata selain Doa yang baik untuk mereka. kebahagiaannya bukan materi yang 'melimpah' tetapi melihat sang murid menggapai cita-citanya merupakan kebahagiaan yang tak terhingga.
Tak heran kalau terlupakan, karna hanya satu-satunya pahlawan yang tak ada tanda atas jasanya, namun kesetiaan atas profesinya tak pudar walaupun tak ada yang tahu atas besar jasanya. jiwa seorang pendidik yang tak ada disetiap orang itulah yang membuat mereka semangat menjalani harinya.
di hari ini, 70 Tahun Indonesia merdeka sudah sepatutnya kita mengucap syukur yang tak terhingga kepada Yang Maha Kuasa berterima kasih kepada pahlawan yang berjuang dari segala kalangan. tak banyak harapan dari seorang guru di hari kemerdekaan ini. hanya sebuah pengertian dari muridnya yang telah membawa dia duduk dijabatannya, yang telah mengajarinya membaca, yang telah mengajarinya menulis, yang telah mengajarkan untuk berpikir positif agar memperhatikan dan mengamalkan yang dipelajarinya.
17 Agustus 1945 adalah hari yang dipilih Tuhan untuk negeri ini merdeka berkat perjuangannya melawan penjajah. bukan dengan senjata, tapi intelektual yang tinggi dari seorang proklamator kita yang tentu ada seorang guru dibalik kesuksesannya membawa negeri ini merdeka.
Merdeka hanya sebuah kata yang belum diketahui maknanya bagi guru. kesejahteraannya, keamanannya, dan hak-haknya yang belum sampai kepada kata layak. mari kita hormati guru kita karena mereka adalah orang tua kita. Ridho Allah ada pada Ridho orang tua, Murka Allah ada pada murka orang tua. Kesejahteraan bangsa ini tergantung ke-Ridhoan dari orang tuanya, Guru.